WTI Melayang di Sekitar $81,50 saat Pembicaraan Damai AS-Iran Terhenti

  • WTI dapat melanjutkan kenaikan karena tuntutan kompensasi baru Trump terhadap Teheran telah meredupkan harapan akan kesepakatan damai dalam waktu dekat.
  • AS lebih memilih memperketat sanksi ekonomi daripada tindakan militer untuk memaksa pembukaan kembali Hormuz.
  • Pembicaraan Oman-Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran vital tersebut masih terhenti sambil menunggu kesepakatan AS yang lebih luas.

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) bergerak sedikit setelah mencatat kenaikan lebih dari 6,5% pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar $81,40 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Harga minyak mentah diposisikan untuk menguat lebih lanjut seiring meningkatnya ketidakpastian pasar atas potensi kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz yang strategis.

Harapan akan tercapainya kesepakatan cepat memudar setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan tuntutan baru yang luas terhadap Teheran, termasuk mewajibkan Iran membayar kompensasi bagi individu yang tewas dalam konflik regional. Langkah ini datang tepat setelah Teheran menegaskan kembali tuntutannya sendiri atas reparasi sebagai syarat untuk mengakhiri perang, membuat investor semakin waspada terhadap gangguan pasokan yang berkepanjangan.

Alih-alih melancarkan serangan militer baru untuk memaksa pembukaan kembali jalur pelayaran vital tersebut, Presiden Trump mengisyaratkan preferensi untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran. Sementara itu, upaya diplomatik antara Iran dan Oman untuk membuka kembali Selat Hormuz masih terhenti, dengan Teheran menjadikan setiap kemajuan bergantung pada tercapainya terlebih dahulu kesepakatan damai yang lebih luas dengan Amerika Serikat.

Dukungan terhadap Oil tetap bertahan saat TD Securities menyoroti kesepakatan Hormuz yang sulit dicapai

Menurut TD Securities, potensi kesepakatan untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz masih sulit dijangkau, dengan bank tersebut menegaskan bahwa "kesepakatan Hormuz masih sulit dicapai." Ketidakpastian yang berlanjut ini, bersama dengan risiko gangguan yang terus terjadi di titik-titik tersumbat utama, membantu menopang nada konstruktif di sekitar Oil dan positioning yang mengikuti tren.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

RBA Diperkirakan Tahan Suku Bunga di 4,35% saat Inflasi yang Lebih Lemah Meredakan Taruhan Kenaikan Suku Bunga

Reserve Bank of Australia (RBA) diprakirakan akan mempertahankan Official Cash Rate (OCR) tetap di 4,35% untuk pertemuan kedua berturut-turut pada hari Selasa.
Baca selengkapnya Previous

PBOC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 6,7900 versus 6,7884 Sebelumnya

People's Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan hari Selasa di 6,7900 dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 6,7884 dan 6,7497 estimasi Reuters.
Baca selengkapnya Next