Penjualan Ritel Indonesia Juni 2026 Turun 3,0% Tahun-ke-Tahun dari -3,9% Sebelumnya

Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Juni 2026 turun 3,0% tahun-ke-tahun menyusul penurunan 3,9% pada Mei 2026. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 sebesar 225,0 dari 223,4 bulan sebelumnya. Menurut Bank Indonesia, kinerja ini ditopang oleh tumbuhnya penjualan basis tahunan dalam Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Barang Lainnya.

Pada basis bulanan, Penjualan ritel Indonesia bulan Juni 2026 tumbuh 0,7% setelah turun 1,5%. Perbaikan ini dipengaruhi oleh terjaganya permintaan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan libur sekolah.

Reaksi Pasar

USD/IDR diperdagangkan di 17.821 yang tidak menunjukkan pergerakan signifikan pasca rilis data. Dalam basis harian, pasangan mata uang ini mengalami kenaikan 0,48% setelah dibuka di 17.735 Kamis ini.

Indikator Ekonomi

Penjualan Ritel (Thn/Thn)

Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.

Baca lebih lanjut

Rilis terakhir: Kam Jul 09, 2026 03.00

Frekuensi: Bulanan

Aktual: -3.9%

Konsensus: -

Sebelumnya: -3.7%

Sumber:

Prakiraan Harga EUR/JPY: Tetap di Bawah 183,00 saat Bias Bearish Mendominasi

EUR/JPY terdepresiasi setelah membukukan kenaikan moderat pada hari sebelumnya, diperdagangkan di sekitar 183,80 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Relative Strength Index (14) di 47,63 berada tepat di bawah garis netral 50, mengisyaratkan momentum bearish yang masih berlanjut tanpa yet mencapai kondisi jenuh jual.
Leia mais Previous

Consumer Price Index n.s.a (YoY) Netherlands, The untuk Juli di Atas Prakiraan (3.1%): Aktual (3.2%)

Leia mais Next