Qatar: Perjanjian bilateral Iran-Oman terkait Hormuz diperlukan sebelum pembicaraan AS-Iran
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, mengatakan bahwa para mediator menunggu Oman dan Iran mencapai kesepakatan bilateral mengenai Selat Hormuz, sebuah titik sempit kritis bagi hampir 20% pasokan energi global, sebelum kembali ke pembicaraan yang lebih luas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pernyataan tambahan
Undangan masih terbuka bagi delegasi Iran untuk berkunjung terkait isu pilot, Iran belum merespons.
Iran dan Qatar berada dalam kontak langsung mengenai masalah pilot Iran.
Permintaan Iran agar ICRC terlibat dalam isu pilot Iran adalah sebuah "manuver media".
Kesepakatan mengenai Hormuz akan membuat dimulainya kembali pembicaraan AS-Iran menjadi jauh lebih mudah.
Pembahasan Iran-Oman telah menjadi langkah kunci menuju dimulainya kembali proses diplomatik yang lebih luas.
Reaksi pasar
Tidak terlihat reaksi langsung pada harga minyak setelah pernyataan dari Oman mengenai pembicaraan Iran-Oman. Pada saat berita ini ditulis, harga minyak WTI mempertahankan kenaikan hari Senin di dekat $84,00.
Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI
Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.
Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.
Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.
OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.