Dolar Kanada mundur saat Dolar AS diuntungkan dari taruhan kenaikan suku bunga The Fed

  • USD/CAD menarik pembeli karena ekspektasi The Fed yang hawkish mengangkat Dolar AS.
  • BoC diprakirakan mempertahankan suku bunga overnight di 2,25% pada hari Rabu.
  • Langkah tarif baru antara Washington dan Ottawa membuat Dolar Kanada tetap berada di bawah tekanan.

USD/CAD diperdagangkan dengan nada positif pada hari Selasa, didukung oleh Dolar AS (USD) yang lebih kuat, sementara ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada serta ekspektasi kebijakan Federal Reserve (The Fed) dan Bank of Canada (BoC) yang berbeda membebani Dolar Kanada (CAD). Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 1,3881 setelah memantul dari level terendah dalam perdagangan harian di 1,3845.

BoC akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari Rabu dan secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga overnight tidak berubah di 2,25%, menandai penahanan ketujuh berturut-turut. Data Kanada terbaru secara umum mendukung mempertahankan biaya pinjaman tetap stabil, dengan inflasi inti mendekati target bank sentral sebesar 2% dan aktivitas ekonomi menunjukkan tanda-tanda ketahanan.

Sebaliknya, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September kembali menguat setelah sikap keras Ketua The Fed Kevin Warsh terhadap inflasi, yang masih berada di atas target 2% bank sentral. Menurut CME FedWatch Tool, para pedagang melihat peluang sekitar 65% bahwa The Fed akan menaikkan biaya pinjaman pada pertemuan 15-16 September.

Pada saat yang sama, inflasi yang didorong energi tetap menjadi fokus. Harga minyak yang tinggi akibat ketegangan di Timur Tengah berisiko memperburuk tekanan harga dan memaksa bank-bank sentral utama untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama.

Repricing yang hawkish mendukung Dolar AS dan mendorong imbal hasil obligasi Treasury AS lebih tinggi. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 99,59, mendekati tertinggi dua minggu di 99,72 yang dicapai pada hari Jumat dan diuji ulang pada hari Senin. Sementara itu, imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun acuan naik ke sekitar 4,80%, level tertingginya sejak Januari 2025.

Ketegangan perdagangan kembali muncul setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif 50% atas barang-barang Kanada senilai C$27,6 miliar pada 22 Agustus menyusul runtuhnya negosiasi bilateral. Kanada membalas dengan tarif yang setara pada nilai impor AS yang serupa, yang akan mulai berlaku pada 8 September.

Awal tahun ini, Gubernur BoC Tiff Macklem memperingatkan bahwa "jika Amerika Serikat memberlakukan pembatasan perdagangan baru yang signifikan terhadap Kanada, kami mungkin perlu memangkas suku bunga kebijakan lebih lanjut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi." Karena itu, para pedagang akan mencermati pernyataan kebijakan hari Rabu dan komentar Macklem untuk mencari petunjuk tentang bagaimana para pejabat menilai tarif terbaru.

Di sisi data, angka Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur bulan Agustus dari kedua sisi perbatasan akan dirilis lebih lanjut pada hari Selasa, diikuti oleh laporan ketenagakerjaan AS dan Kanada pada hari Jumat.

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga BoC

Bank of Canada (BoC) mengumumkan keputusan suku bunganya di akhir delapan pertemuan terjadwalnya per tahun. Jika BoC yakin inflasi akan berada di atas target (hawkish), maka BoC akan menaikkan suku bunga untuk menurunkannya. Hal ini menguntungkan bagi CAD karena suku bunga yang lebih tinggi menarik arus masuk modal asing yang lebih besar. Demikian pula, jika BoC melihat inflasi turun di bawah target (dovish), maka BoC akan menurunkan suku bunga untuk memberikan dorongan bagi ekonomi Kanada dengan harapan inflasi akan kembali naik. Hal ini bearish bagi CAD karena mengurangi arus modal asing yang masuk ke negara tersebut.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Rab Sep 02, 2026 13.45

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 2.25%

Sebelumnya: 2.25%

Sumber: Bank of Canada

Dolar AS: Dorongan Warsh memudar saat harga pasar The Fed tetap bertahan – ING

Francesco Pesole dari ING mencatat bahwa Dolar telah menyerahkan sekitar separuh dari kenaikan pasca-Jackson Hole, meskipun suku bunga AS di ujung depan kurva tetap mendapat dukungan kuat. Ia berpendapat bahwa kekhawatiran atas imbal hasil jangka panjang dan potensi intervensi Treasury memicu narasi pelemahan nilai mata uang.
Baca selengkapnya Previous

Dolar Australia mundur karena kenaikan imbal hasil AS menutupi PMI China yang optimistis

AUD/USD turun 0,29% pada hari Selasa, diperdagangkan di sekitar 0,7145 pada saat berita ini ditulis. Dolar Australia (AUD) kesulitan mempertahankan momentum yang awalnya dihasilkan oleh data ekonomi Tiongkok yang menggembirakan, sementara Dolar AS (USD) diuntungkan oleh kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS.
Baca selengkapnya Next