Prakiraan Harga GBP/USD: Diperdagangkan Rentan di Bawah 1,3400 Menjelang Keputusan Kebijakan BoE

  • Pound Sterling Inggris menghadapi tekanan jual terhadap Dolar AS menjelang kebijakan moneter BoE.
  • BoE hampir pasti akan mempertahankan suku bunga tetap di 3,75%.
  • Investor akan lebih memperhatikan panduan kebijakan moneter BoE.

Pound Sterling Inggris (GBP) berada di bawah tekanan berat terhadap Dolar AS (USD) selama sesi perdagangan awal Eropa pada hari Kamis, bertahan pada pelemahan terbaru di dekat 1,3378. Pasangan mata uang GBP/USD tetap rentan karena Dolar AS berkinerja lebih baik, menyusul pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu.

Mata uang Inggris diprakirakan akan tetap sangat volatil karena Bank of England (BoE) dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneternya pada pukul 11:00 GMT (18:00 WIB).

BoE dipandang akan tetap menahan suku bunga karena data Inggris yang lebih lemah memberi ruang untuk jeda

Para strategis di Brown Brothers Harriman (BBH) mencatat bahwa BoE "secara luas diprakirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan di 3,75% untuk pertemuan keenam berturut-turut" pada keputusan hari Kamis. Mereka memprakirakan "voting 6-3 lagi," dengan Megan Greene, Catherine L Mann, dan Huw Pill "mendukung kenaikan 25bp," meskipun mayoritas memilih untuk tetap menahan suku bunga.

Karena BoE hampir pasti akan mempertahankan status quo, reaksi pasar terhadap Pound Sterling kemungkinan akan bergantung pada inflasi dan prospek kebijakan moneter.

Laporan Consumer Price Index (CPI) menunjukkan pada hari Rabu bahwa inflasi utama meningkat menjadi 3,1% Year-on-Year (YoY) pada bulan Agustus dari 2,9% pada bulan Juli, dengan angka inti tetap stabil di 2,6% YoY.

Analisis Teknis GBP/USD

Pada grafik harian, GBP/USD diperdagangkan di 1,3381, mempertahankan nada bearish jangka pendek karena spot bertahan di bawah exponential moving average (EMA) 20-periode di 1,3498. Pasangan mata uang ini telah mundur dari level tertinggi terbaru dan kini diperdagangkan di bawah indikator tren jangka pendek ini, mengisyaratkan bahwa reli kemungkinan akan dibatasi selama EMA masih berada di atas harga.

Relative Strength Index (14) telah tergelincir menuju kisaran 30-an bawah, mengisyaratkan munculnya kondisi jenuh jual namun belum cukup kuat untuk mengimbangi tekanan dari resistance di atas yang dominan.

Pada sisi atas, resistance awal ditentukan oleh EMA 20-periode di 1,3498, dan penembusan berkelanjutan di atas level ini akan diperlukan untuk meredakan bias bearish saat ini dan membuka peluang menuju pemantulan korektif yang lebih dalam. Pada sisi negatifnya, level terendah 30 Juli di 1,3333 adalah level support utama, diikuti oleh level terendah 28 Juli di 1,3274.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)

Indikator Ekonomi

Keputusan Suku Bunga BoE

Bank of England (BoE) mengumumkan keputusan suku bunganya di akhir delapan pertemuan terjadwalnya per tahun. Jika BoE bersikap agresif terhadap prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga, biasanya hal itu akan berdampak bullish bagi Pound Sterling (GBP). Demikian pula, jika BoE bersikap dovish terhadap ekonomi Inggris dan mempertahankan suku bunga tidak berubah, atau memangkasnya, hal itu dianggap bearish bagi GBP.

Baca lebih lanjut

Rilis berikutnya Kam Sep 17, 2026 11.00

Frekuensi: Tidak teratur

Konsensus: 3.75%

Sebelumnya: 3.75%

Sumber: Bank of England

Rupee India Menguat meskipun ada kekhawatiran akan lebih banyak kenaikan suku bunga The Fed

Rupee India (INR) mendapatkan sedikit minat beli terhadap Dolar AS pada sesi awal setelah pembukaan yang lemah pada hari Kamis. Menurut laporan Reuters, bank sentral India kemungkinan telah melakukan intervensi untuk membatasi penurunan Rupee India.
Baca selengkapnya Previous

The Fed Naikkan Prakiraan Suku Bunga 2026 ke 4,1%, Angkat Proyeksi Inflasi PCE

Proyeksi dot plot terbaru Federal Reserve (The Fed), yang dirilis oleh Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) pada hari Rabu, menunjukkan para pengambil kebijakan kini memprakirakan suku bunga akan berada di 4,1% pada akhir 2026, naik dari 3,8% pada bulan Juni.
Baca selengkapnya Next