AUD/USD Gagal Hibur Kelambanan Korea Utara dan Kenaikan Inflasi China

FXStreet - AUD/USD tidak terlalu terkesan oleh kelambanan Korea Utara selama akhir pekan dan kenaikan inflasi China, yang memaksa kita untuk mempertanyakan apakah kisaran spread yield Aussie-US 10-tahun melemah.

Saat ini, pasangan ini diperdagangkan sebagian besar tidak berubah pada level 0,8050. Ini mencatat kenaikan dua tahun di 0,8125 pada hari Jumat karena aksi jual USD menguat karena kekhawatiran Korea Utara dapat menembakkan rudal lain selama akhir pekan.

Apalagi, risk aversion telah dikesampingkan Senin pagi ini setelah diktator Korea Utara Kim Jong Un memutuskan untuk mengadakan pesta akhir pekan lalu dan bukannya meluncurkan rudal lain. Namun, USD, yang paling diuntungkan dari hal tersebut.

China melaporkan angka IHK dan IHP yang lebih baik dari perkiraan pada hari Sabtu. Indeks harga produsen (IHP) naik 6,3% dari 5,5% di bulan Juli. Jumlah sebenarnya mengalahkan perkiraan 5,6%. Namun, kenaikan di IHP merupakan reflasi bagi ekonomi global, bagaimanapun, Aussie masih tetap datar.

Range bound yield spread



  • Reaksi AUD/USD tidak bersemangat dapat dijelaskan oleh spread yield, yang telah dibatasi pada kisaran 0,50-0,60 sejak akhir Agustus.

  • Pelebaran spread yield, yaitu sebuah pergerakan di atas 0,60 dapat menghasilkan kenaikan Aussie yang berkelanjutan. Spread saat ini mencapai 54 basis poin [0,54].


Level Teknis AUD/USD

Analis FXStreet Valeria Bednarik menulis -

"Secara harian, harga tetap di atas SMA 20 yang tetap menyajikan kemiringan ke atas, sementara indikator teknis memeiliki bias lebih tinggi di dekat level overbought, mendukung kenaikan tambahan di depan. Namun, dalam grafik 4 jam, indikator teknis turun lebih rendah di wilayah positif. dan berasal dari tingkat overbought yang ekstrim, mendukung tambahan penurunan selanjutnya, dengan support langsung di sekitar 0,8030, di mana pasangan ini memiliki SMA 20 dan beberapa level tertinggi intraday dan terendah dari beberapa hari terakhir ini."

Selandia Baru - NZIER Turunkan Perkiraan Inflasi

The New Zealand Institute of Economic Research (NZIER) merevisi perkiraan inflasi 2017/18 menjadi 1,1% dari perkiraan sebelumnya sebesar 1,5%. Inflasi terlihat meningkat 1,9% pada 2018/19 dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 2%.
Baca lagi Previous

PBOC Tetapkan Kurs Tengah Yuan di 6,4997

People's Bank of China [PBOC] menetapkan kurs tengah Yuan pada kisaran 6,4997 vs Jumat dari 6,5032
Baca lagi Next