25 Oct 2017
Laju Ekonomi Australia Akan Meningkat Selama 2 Tahun Mendatang - Jajak Pendapat RTRS
FXStreet - Hasil jajak pendapat terbaru Reuters mengenai prospek ekonomi Australia menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka percaya pertumbuhan ekonomi Australia akan meningkat dalam dua tahun ke depan, setelah adanya lapangan kerja dan belanja pemerintah yang kuat untuk infrastruktur. Namun, kekhawatiran mengenai meningkatnya hutang rumah tangga akan terus menjadi hambatan ekonomi.
Temuan Utama:
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan produk domestik bruto (PDB) Australia senilai A $ 1,7 triliun ($ 1,33 triliun) akan tumbuh 2,3 persen pada 2017, tidak berubah dari perkiraan bulan Juli.
Perekonomian berkembang hanya 1,8 persen di tahun ini sampai Juni namun terutama karena penurunan akibat cuaca pada kuartal ketiga tahun 2016.
Pertumbuhan tersebut kemudian terlihat meningkat menjadi 2,8 persen untuk 2018 dan 2019, memperpanjang jangka waktu 26 tahun Australia tanpa resesi teknis.
Analis memperkirakan inflasi harga konsumen akan mencapai 2,0 persen tahun ini, tingkat terendah dari kisaran target 2-3 Bank Sentral Australia (RBA), dan hanya naik secara bertahap menjadi 2,3 persen pada 2019.
Temuan Utama:
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan produk domestik bruto (PDB) Australia senilai A $ 1,7 triliun ($ 1,33 triliun) akan tumbuh 2,3 persen pada 2017, tidak berubah dari perkiraan bulan Juli.
Perekonomian berkembang hanya 1,8 persen di tahun ini sampai Juni namun terutama karena penurunan akibat cuaca pada kuartal ketiga tahun 2016.
Pertumbuhan tersebut kemudian terlihat meningkat menjadi 2,8 persen untuk 2018 dan 2019, memperpanjang jangka waktu 26 tahun Australia tanpa resesi teknis.
Analis memperkirakan inflasi harga konsumen akan mencapai 2,0 persen tahun ini, tingkat terendah dari kisaran target 2-3 Bank Sentral Australia (RBA), dan hanya naik secara bertahap menjadi 2,3 persen pada 2019.