Warijyo, Bank Indonesia: Akan Menggunakan Operasi “Pelonggaran Kuantitatif” Untuk Mendukung PDB

Komentar lebih lanjut mengalir dari Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warijyo, ketika ia terus berbicara tentang ekonomi, mengingat pandemi virus Corona.

Akan terus menggunakan alat-alatnya untuk mendukung PDB, tetapi prioritas kebijakan suku bunga adalah untuk menahan Rupiah.

Akan menggunakan operasi "pelonggaran kuantitatif" untuk mendukung PDB.

Dampak COVID-19 akan terasa di Q2, Q3, dan pemulihan terlihat di Q4.

Mempertahankan perkiraan pertumbuhan PDB pada Q2 sebesar 0,4%, Q3 pada 1,2% dan Q4 pada 3,1%.

Indonesia memiliki likuiditas valas lebih dari cukup.

EUR/USD Bisa Turun Di Bawah 1,05 – TD Securities

Analis di TD Securities bullish pada dolar AS dan mengharapkan EUR/USD turun di bawah 1,05 dalam beberapa minggu ke depan.  Argumen bahwa likuiditas 
আরও পড়ুন Previous

Membengkaknya Neraca SNB Berisiko Untuk ‘Kredibilitas’ – FT

Financial Times (FT) memuat berita pada hari ini, mengutip kekhawatiran analis tentang risiko neraca Bank Nasional Swiss (SNB). Stéphane Monier, Kepa
আরও পড়ুন Next