Pasar Saham Asia: Perpanjang Kenaikan Beruntun Di Tengah Optimisme Positif

  • Ekuitas Asia naik lebih tinggi karena data virus terbaru dari wilayah tersebut menunjukkan penyebaran menyurut.
  • Saham Tiongkok memimpin kenaikan meskipun data inflasi beragam, NZX 50 menempati posisi ekstrem lainnya.
  • Pembuat kebijakan AS memancarkan sinyal beragam di tengah melonjaknya pandemi, Tiongkok-Amerika menantang pengambil risiko.

Saham Asia mengikuti langkah-langkah ekuitas Tiongkok di tengah harapan stimulus lebih lanjut selama pagi hari ini. Dengan demikian, para pedagang tak banyak memperhatikan pergolakan AS-Tiongkok dan lonjakan kasus virus Corona AS (COVID-19). Selain desakan dari Beijing, surutnya angka-angka pandemi dari Tokyo dan Australia juga mencerahkan sentimen meskipun IHK dan IHP beragam dari negara naga.

Terhadap latar belakang ini, indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik 0,75% sedangkan Nikkei 225 Jepang naik 0,88% menjadi 22,600 karena BoJ mengisyaratkan meningkatkan paket bantuan. Selanjutnya, ASX 200 Australia naik lebih dari 1,0% menjadi 5.985 tetapi Selandia Baru NZX 50 melawan tren dengan penurunan 2,40% karena pedagang mengantisipasi kembali normal dengan pemotongan stimulus di dalam negeri. Selain itu, Hang Seng Hong Kong mencetak kenaikan ringan, demikian juga Komposit BEI Indonesia, karena negara adidaya global berkumpul melawan desakan Beijing untuk mendapatkan lebih banyak. Meski begitu, indeks blue-chip Tiongkok dan Shanghai Composite menawarkan kenaikan bulanan 15% sejauh ini dengan kenaikan delapan hari berturut-turut.

Saham berjangka AS menyusut dengan imbal hasil Treasury 10-tahun karena pembuat kebijakan  Fed tetap khawatir akan suramnya masa depan. Selain itu, defisit anggaran dan ketegangan yang meningkat dengan Tiongkok mengerahkan penurunan tambahan pada sentimen risiko-nada.

Di sisi data, angka inflasi Tiongkok bulan Juni menandai pembacaan yang beragam dengan berita utama Indeks Harga Konsumen (IHK) naik melampaui perkiraan sementara Indeks Harga Produsen (IHP) bertahan di wilayah deflasi. Angka-angka dari Jepang dan Selandia Baru telah optimis tetapi sebagian besar diabaikan di tengah sesi yang tenang.

Selanjutnya, musim pendapatan mendatang akan menjadi fokus untuk keputusan perdagangan jangka pendek di tengah harapan kenaikan ekstra berdasarkan stimulus lebih lanjut. Juga, Klaim Pengangguran AS dan komentar terjadwal dari Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer akan bergabung dengan data pandemi untuk arah tambahan.

EUR/USD: Perubahan Suasana Pasar Akan Dorong Safe Haven Dolar

EUR/USD telah mencapai tertinggi dalam empat minggu di tengah optimisme pasar tetapi kekhawatiran seputar dana UE, klaim pengangguran AS dan kasus vir
อ่านเพิ่มเติม Previous

BoJ Pangkas Penilaian Ekonomi Untuk Kesembilan Wilayah Di Jepang

Dalam laporan kuartalan terbaru yang dirilis pada hari Kamis, Bank of Japan (BoJ) memangkas penilaian ekonomi untuk kesembilan wilayah Jepang. Daerah
อ่านเพิ่มเติม Next