USD/CNH: Yuan Lepas Pantai Tetap Lemah Meskipun PDB Tiongkok Di Atas Perkiraan

  • USD/CNH tetap dalam tawaran beli meskipun ekonomi Tiongkok rebound lebih besar dari yang diperkirakan. 
  • PDB Tiongkok naik lebih dari 11% pada kuartal kedua versus ekspektasi untuk pertumbuhan 9,6%. 
  • Ketegangan Tiongkok-AS tampaknya membuat CNH tetap berada di bawah tekanan.

Offshore Yuan (CNH) terus diperdagangkan di zona merah meskipun ekonomi Tiongkok rebound lebih besar dari yang diperkirakan pada kuartal kedua. Pasangan USD/CNH diperdagangkan pada 6,9874, mewakili kenaikan 0,10% pada hari ini. 

Pada pukul 02:00 GMT / 09:00 WIB, ekonomi Tiongkok melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua sebesar 11,5%. Tingkat pertumbuhan diperkirakan akan meningkat menjadi 9,6% kuartal-ke-kuartal dari kuartal pertama -9,8%. 

Sementara itu, pengeluaran konsumen untuk bulan Juni, sebagaimana diwakili oleh penjualan ritel, dihasilakan sebesar -1,8% tahun-ke-tahun dibandingkan ekspektasi untuk kenaikan 0,3% dan -2,8% sebelumnya. Produksi industri naik 4,8% tahun ke tahun di bulan Juni, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 4,7%, mengikuti pertumbuhan 4,4% di bulan Mei.

Sejauh ini, PDB dan data pabrik yang optimis telah gagal menempatkan tawaran beli di bawah yuan. Respons suram mata uang Tiongkok dapat dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan antara AS dan Tiongkok. 

Presiden Trump, pada hari Selasa, menandatangani perintah eksekutif untuk menghindari status perdagangan khusus Hong Kong dan mengancam langkah-langkah tambahan yang mendapat respons yang diharapkan dari Tiongkok. Sesuai dengan laporan terbaru, AS dikatakan menimbang larangan perjalanan luas para anggota Partai Komunis Tiongkok, sebuah langkah yang mungkin akan mendorong pembalasan yang tajam. 

Alasan lain yang mungkin untuk kenaikan berkelanjutan dalam USD/CNH bisa jadi adalah penurunan dalan bursa berjangka AS dan permintaan yang dihasilkan untuk safe-haven dolar AS. Pada waktu berita ini ditulis, kontrak berjangka S&P 500 turun lebih dari 0,20%. 

Tampaknya seolah-olah ketegangan yang meningkat antara AS dan Tiongkok sekarang membayangi optimisme yang disebabkan oleh berita vaksin virus corona. Presiden Donald Trump, Ilmuwan Oxford, dan pejabat kesehatan AS Fauci mengatakan pada hari Selasa bahwa vaksin untuk virus mematikan itu akan segera keluar. Awal pekan ini, vaksin eksperimental firma bioteknologi Moderna Inc untuk COVID-19 menunjukkan hasil positif dalam uji klinis. 

 

Imbal hasil 10-tahun Australia Turun Dua Basis Poin Setelah Data Pekerjaan

Imbal hasil obligasi 10-tahun Australia turun dua basis poin menjadi 0,87% setelah data yang dirilis pada 01:30 GMT / 08:30 WIB menunjukkan bahwa ting
了解更多 Previous

PM Australia Morrison: Data Pekerjaan Juli Menjadi Lebih Buruk Karena Lockdown Kembali

Perdana Menteri Australia (PM) Scott Morrison menanggapi laporan ketenagakerjaan Juni dengan mengatakan bahwa ia memperkirakan data pekerjaan Juli aka
了解更多 Next